Thursday, October 20, 2016

BERBAGAI MACAM KAIN TRADISIONAL KHAS INDONESIA

BERBAGAI MACAM KAIN TRADISIONAL KHAS INDONESIA
Kain Songket

Berbagai macam kain tradisional khas Indonesia kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia bahkan hingga mendunia. Ini karena para desainer Indonesia juga turut mempopulerkan kain tradisional Indonesia ke mancanegara. Masyarakat juga sekarang ini lebih percaya diri ketika mengenakan pakaian dari kain tradisional Indonesia. Malah penggunaan baju dari kain tradisional Indonesia saat ini sedang menjadi tren. Tak hanya untuk momen khusus saja ketika kamu ingin menggunakan baju dari kain tradisional, namun juga bisa digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Kain tradisional Indonesia juga tidak hanya batik, songket, maupun tenun saja. Banyak sekali jenisnya yang terkadang masih asing bagi masyarakat Indonesia. Ingin tau macam-macam kain tradisional Indonesia? Simak penjelasan di bawah ini.

1.      Batik
Batik memang sudah menjadi kain tradisional dari Indonesia yang paling akrab dengan kita. Batik pun bisa digunakan untuk pembuatan berbagai macam model pakaian mulai dari baju, dress, celana, rok, hingga hijab sekalipun. Batik juga memiliki corak yang beragam dan warna yang beragam pula. Mulai dari warna yang gelap yang umumnya dipakai dalam pembuatan batik seperti coklat dan hitam hingga warna yang terang yang menambah kesan modern seperti pink, biru, hingga ungu. Batik pun sering dipadu padankan dengan kain lainnya untuk menambah kesan modern. Harga batik pun beragam mulai dari yang murah hingga yang jutaan rupiah. Biasanya batik yang berharga tinggi menggunakan teknik tulis dalam pembuatannya sehingga membutuhkan pengerjaan yang lama dalam pembuatan selembar kain batik. Namun bagi kamu yang suka mengoleksi batik tak ada salahnya jika membeli batik tulis untuk menambah koleksi. Namun jika ingin mendapatkan batik dengan harga terjangkau kamu bisa membeli batik print atau batik cap, dijamin harganya akan jauh lebih murah.
Batik juga memiliki ciri khas yang berbeda pada masing-masing daerah. Sehingga jika kita membeli batik di kota Yogyakarta pasti akan beda pula coraknya ketika membeli batik di daerah Surakarta. Perbedaan dibalik corak batik tersebut ternyata memiliki nilai historis yang tersimpan. Di custom.co.id kamu bisa memesan print kain meteran dengan motif batik hasil desain kamu sendiri. Harga murah tanpa minimal order.

2.      Songket
Songket merupakan kain tradisional khas Melayu dan Minangkabau. Kain songket adalah kain yang dibuat dengan teknik tenun. Songket ditenun dengan benang berwarna emas dan perak. Tenunan dari benang-benang itu kemudian menimbulkan efek kemilau ketika dipakai. Biasanya digunakan untuk membuat bawahan dan dipadukan dengan kebaya. Biasa dipakai saat acara formal. Ternyata songket juga memiliki variasi moif yang beragam mulai dari motif Saik Kalamai, Buah Palo, Barantai Putiah, Barantai Merah, Tampuak Manggih, Salapah, Kunang-kunang, Api-api, Cukie Baserak, Sirangkak, dan lainnya. Dari 71 macam motif songket, baru 22 motif yang terdaftar di Direktorak Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM. Jika dulu songket hanya digunakan untuk golongan bangsawan saja kini seluruh masyarakarat bebas menggunakannya. Harganya pun bervariasi mulai dari yang murah hingga yang mahal. Seringkali songket juga digunakan sebagai baju pernikahan maupun seserahan dalam pernikahan adat Melayu.

3.      Ulos
Ulos merupakan kain tradisional Batak yang cara pembuatannya dengan teknik tenun halus tanpa menggunakan mesin. Warna-warna yang dominan digunakan dalam pembuatan kain ulos adalah warna merah, hitam, dan putih yang dipadukan dengan benang perak maupun emas. Ulos banyak dibuat dalam bentuk selendang atau sarung. Digunakan sebagai upacara adat Batak. Sayangnya kain ulos ini masih sulit ditemukan di daerah  lain. Beberapa motif kain ulos bahkan sudah punah karena sudah tidak diproduksi lagi.

4.      Lurik
Kain lurik ini dulunya banyak digunakan sebagai pakaian masyarakat Jawa di pedesaan. Bahannya katun kasar sehingga relative murah harganya untuk masyarakat miskin. Namun kain lurik yang dulunya hanya dipakai oleh masyarakat bawah sekarang ini sudah naik level. Banyak di pusat perbelanjaan kita temui pakaian dengan kain lurik yang dibanderol dengan harga yang mahal. Saat ini juga kain lurik tak hanya digunakan untuk masyarakat miskin saja. Kain lurik banyak digandrungi anak muda sekarang ini karena bisa dibuat untuk berbagai macam model pakaian. Jika ingin membeli kain lurik maka perhatikan dulu bahan yang digunakan. Ada kain lurik yang menggunakan bahan yang jelek sehingga kurang nyaman ketika digunakan. Ada pula kain lurik yang menggunakan bahan yang bagus dan tetap nyaman meski digunakan sehari-hari. Tentu beda kualitas akan menentukan harga.

5.      Tapis

Tapis merupakan kain tradisional yang berasal dari Lampung. Kain jenis ini belum banyak digunakan untuk membuat baju atau dress. Harganya yang masih mahal dan masih sulit ditemukan mungkin juga menjadi faktornya. Satu lembar kain bahkan harganya bisa sampai jutaan rupiah. Namun kain tapi ini memiliki motif yang cantik dan ciri khas sendiri yang membedakannya dengan kain tradisional di daerah lain.

Bagikan

Jangan lewatkan

BERBAGAI MACAM KAIN TRADISIONAL KHAS INDONESIA
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.